Minggu, 25 Oktober 2009

Puisi cinta

Ya sudahlah…!!

Jika kau masih punya waktu untukku
Ingin kuhabiskan malam ini bersamamu
Sebelum semua berakhir di penghujung pagi
Dan sisakan kepedihan di sisi hati

Jika kau tahu… luka itu sakit
Kenapa kau hujamkan sembilu ini begitu dalam
Hingga kau buat luka ini demikian pedih
Dan airmatapun tak lagi mampu menahan perih

Jika kau tahu gelap itu menakutkan…..
Kenapa kau bawa aku kedalamnya
Hingga kau buat mata ini menjadi buta
Dan tangan ini tak lagi mampu meraih asa..

Ya sudahlah…..!!
Semua berawal tanpamu…
Dan akan kuakhiri tanpamu
Biarkan waktu mengobati luka ini
Dan kesendirianku…entah kapan akan berakhir…?

Wangon, 26 Oktober 2009
Ardiyanto2x@yahoo.com

1 komentar:

  1. ombak menjulurkan lidahnya dibibir pasir
    sesekali liur laut itu menciprak pada tubuhku yang dangkal,
    demikian juga cahaya bulan menelus tangga-tangga langit,
    awan pun sobek digerbang cahaya

    aku yang menepi sunyi,
    menghitung pasang surutnya waktu kesendirianku
    mendamparkan hati pada kehampaan
    pada hempasan ini aku mengingat jutaan hari yang lewat
    tepat pada pergantian musim
    dimana kau dan aku telah merajutnya
    disini,dipantai ini..

    namun pada prieode ini cahaya purnama terangnya percuma
    kesendirianku seperti cahaya lilin tanpa api
    dan meleleh dalam kesepian tak berwujud.

    BalasHapus